Sabtu, 23 Mei 2009
KODE ETIK PEMBINA PRAMUKA
KODE ETIK PEMBINA PRAMUKA
1. PengertianKode Etik Pembina adalah suatu pedoman dari sikap, jiwa serta kehormatan seorang Pembina Pramuka dalam kehidupannya sebagai Pembina Pramuka maupun dalam kehidupannya sebagai seorang anggota masyarakat. Dengan demikian diharapkan seorang Pembina Pramuka senantiasa dapat mengendalikan dirinya dan menjiwai serta menjunjung tinggi nilai-nilai etika dalam penampilannya sebagai seorang Pembina Pramuka.
2. Maksud dan Tujuan Ditetapkan Kode Etik Pembina Pramuka memiliki maksud dan tujuan sebagai upaya agar harkat dan nilai serta kewibawaan seorang Pembina Pramuka dapat dijunjung tinggi dan tetap dipertahankan.
3. Aspek-aspek Yang Dituntut Dari Seorang Pembina Pramuka.
A. Segi Kepribadian :
a) Memiliki ruang lingkup pergaulan yang luas.
b) Mampu berkomunikasi dengan orang lain.
c) Memiliki jiwa kepribadian.
B. Segi Sikap :
1) Batiniah : Berpandangan luas, memiliki perhatian pada orang lain berorientasi ke depan, kreatif, berpendirian, humoris memiliki jiwa pengabdian, obyektif, demokratis, adil, tidak memihak, jujur, kritis, ulet, sabar, disiplin, percaya diri, mau meningkatkan diri.
2) Lahiriah : Sopan, ramah, lemah lembut, komunikatif, tegas, tidak kaku, simpatik, menarik, mantap, dewasa, luwes, dinamis, cerdik, teliti, sigap, tangkas, cekatan, lincah.
C. Segi Kemampuan :
Sebagai manajer, nara sumber, pendorong, pembaharu,peneliti, pendidik, pengajar, pelatih.
4. Bentuk Kode Etik Pembina Pramuka Ialah Pembina Pramuka yang berkualitas adalah Pembina Pramuka yang tidak hanya bersikap sebagai pamong dan contoh hidup manusia Pancasila, tetapi juga harus menjadi Pembina Pramuka yang efektif, yaitu :
a. Terbuka dan mau menerima serta melaksanakan perubahan karena tuntutan zaman.
b. Mempunyai visi jauh ke depan dan cakrawala yang luas.
c. Mandirim kreatif inovatif dan disiplin.
d. Mau memberi dan menerima gagasan-gagasan baru.
e. Menyadari bahwa kepramukaan itu oleh dan untuk peserta didik dengan bimbingan dan tanggungjawab Pembina Pramuka.
f. Memahami dan menghayati dan menerapkan Prinsip Dasar Kepramukaan dan Metode Kepramukaan serta Sistem Among.
g. Memahami dan menghayati watak, sikap laku, cita, citra serta karsa generasi muda saat ini.
h. Selalu berupaya membina dan mengembangkan diri, sehingga benar-benar kompeten dalam melaksanakan tugasnya.
5. Pelaksanaan Kode Etik Pembina.
a.Setiap Pembina Pramuka berkewajiban untuk senantiasa berusaha menjaga sikap, jiwa serta kehormatannya dengan seoptimal mungkin melaksanakan Kode Etik Pembina Pramuka.
b. Setiap Pembina Pramuka hendaknya menyadari bahwa Kode Etik Pembina Pramuka bersifat mengikat, baik dalam kehidupannya sebagai Pembina Pramuka maupun sebagai anggota masyarakat.
PRINSIP METODE PENDIDIKAN KEPRAMUKAAN
PRINSIP METODE PENDIDIKAN KEPRAMUKAAN ADA 10
1. PRINSIP SUKARELA
2. PRINSIP KEHORMATAN PRAMUKA
3. PRINSIP SISTEM TANDA KECAKAPAN
4. PRINSIP BEREGU
5. PRINSIP KESESUAIAN DENGAN PERKEMBANGAN JASMANI DAN ROHANI
6. PRINSIP KEGIATAN MENGANDUNG UNSUR EDUKATIF
7. PRINSIP SWADAYA
8. PRINSIP HIDUP SEDERHANA
9. SISTEM SATUAN TERPISAH
10. SISTEM AMONG
Berikut ini adalah penjelasannya :
1. PRINSIP SUKARELA
Prinsip sukarela adalah menjadi anggota gerakan Pramuka bukan adanya tekanan / paksaan dari pihak manapun
2. PRINSIP KEHORMATAN PRAMUKA
Kode penghormatan Pramuka adalah norma atau aturan tingkah laku Pramuka
PRAMUKA PENGGALANG kode penghormatannya adalah Trisatya dan Dasadarma
3. PRINSIP SISTEM TANDA KECAKAPAN
Ada 2 Kecakapan pada gerakan Pramuka yaitu :
- Tanda Kecakapan Umum (TKU)
- Tanda Kecakapan Khusus (TKK)
4. PRINSIP BEREGU
Prinsip beregu adalah pengolahan satuan pramuka yang bertujuan :
1. Mengembangkan dan membina dalam hal tanggung jawab, bermoral, berkemampuan, berdemokrasi, dan mendidik supaya percaya diri
2. Bergotong royong dan berjiwa kepemimpinan
5. PRINSIP KESESUAIAN DENGAN PERKEMBANGAN JASMANI DAN ROHANI
Klasifikasi umur dalam gerakan Pramuka adalah 11 s/d 15 tahun. Cara mendidiknya adalah sesuai dengan tingkat perkembangan umurnya yang menginjak usia remaja
6. PRINSIP KEGIATAN MENGANDUNG UNSUR EDUKATIF
Kegiatan Pramuka dapat menumbuhkan sejumlah hal yaitu sebagai berikut
a. Menumbuhkan rasa percaya diri
b. Menciptakan rasa tanggung jawab
c. Menumbuhkan semangat gotong royong
7. PRINSIP SWADAYA
Arti Swadaya adalah tidak bergantung pada orang lain
8. PRINSIP HIDUP SEDERHANA
Pola hidup sederhana Pramuka itu adalah senang bersama, gembira bersama, selalu hidup rukun, dan bergotong royong
9. SISTEM SATUAN TERPISAH
Di dalam anggota Pramuka hanya ada 2 jenis kelamin yaitu anggota Pramuka Putra dan Anggota Pramuka Putri
10. SISTEM AMONG
Sistem among adalah memilih, mengasuh dan menjaga orang yang melaksanakan sistem among disebut pamong
JENJANG PENDIDIKAN PRAMUKA
Jenjang Pendidikan dalam Pramuka
Pendidikan dalam Gerakan Kepramukaan disesuaikan dengan umur, psikologi, fisik dan kemampuan tiap individu. Jadi apabila umurnya sudah melamoui batas tertinggi dari suatu golongan usia harus pindah ke golongan usia lainnya. Sistem Pendidikan ini dibagi menjadi 2 bagian yaitu untuk peserta didik dan untuk dewasa. Lebih jelasnya sebagai berikut :
Untuk peserta didik
Sistem pendidikan untuk tahapan ini diatur melalui Syarat Kecakapan Umum (SKU) dan Syarat Kecakapan Khusus (SKK) serta Pramuka Garuda. Dengan sistem ini peserta didik dibawa setingkat demi setingkat menuju tujuan Gerakan Pramuka.
Pramuka Siaga, untuk usia 7 - 10 tahun atau tingkat SD. Untuk SKU terdiri dari :
1. Siaga Mula
2. Siaga bantu
3. Siaga Tata
Untuk SKK hanya ada satu tingkat terdiri atas bermacam-macam. Apabila telah mencapai siaga tata dan memenuhi persyaratan tertentu dapat mencapai Siaga Garuda.
Pramuka Penggalang, untuk usia 11 - 15 tahun atau tingkat SD sampai SMP. Untuk SKU terdiri dari :
1. Penggalang Ramu
2. Penggalang Rakit
3. Penggalang Terap
Sejak Penggalang Rakit seorang pramuka dapat mencapai SKK sesuai pilihannya. Apabila telah mencapai penggalang terap dan memenuhi persyaratan tertentu dapat mencapai Penggalang Garuda.
Pramuka Penggalang, untuk usia 16 - 20 tahun atau tingkat SMU sampai Universitas. Untuk SKU terdiri dari :
1. Penegak Bantara
2. Penegak Laksana
Baik Penegak Bantara maupun Laksana seorang pramuka dapat mencapai SKK sesuai pilihannya. Apabila telah mencapai Penegak Laksana dan memenuhi persyaratan tertentu dapat mencapai Penegak Garuda.
Pramuka Pandega, untuk usia 21 - 25 tahun atau tingkat Universitas. Untuk SKU terdiri dari satu tingkat saja yaitu Pandega. Apabila sudah dilantik Pandega seorang pramuka dapat mencapai SKK sesuai pilihannya. Apabila telah mencapai Pandega dan memenuhi persyaratan tertentu dapat mencapai Pandega Garuda.
Untuk orang dewasa
Untuk umur diatas 25 tahun dan mempunyai tujuan dapat mengabdikan diri secara sukarela dan aktif menjalankan kewajiban sebagai Pembantu Pembina, Pembina Pramuka, Pelatih, Pembantu Andalan, Andalan, Majelis dan staf kwartir.Pendidikan ini bersifat kursus baik di luar maupun didalam gerakan Pramuka.
a. Kursus Orientasi
1. Kursus orientasi singkat
2. Kursus orientasi sedang
3. Kursus orientasi lengkap
b. Kursus Pembina Pramuka Mahir
1. Kursus Pembina Pramuka Mahir tingkat dasar, selama 90 jam
2. Kursus Pembina Pramuka Mahir tingkat lanjutan, selama 100 jam
c. Kursus Pelatih Pembina Pramuka
1. Kursus Pelatih Dasar atau KPD selama 1 minggu
2. Kursus Pelatih Lanjutan atau KPL selama 1 minggu
d. Kursus untuk petugas Gerakan Pramuka
1. Kursus Pengelola Kwartir
2. Kursus Andalan
3. Kursus Pamong Satuan Karya
4. Kursus Perlebahan
5. Kursus Instruktur
6. Kursus Pendidikan dan Kependudukan
7. Kursus Kader Koperasi
8. Kursus Ketrampilan Penyediaan Air bersih
9. Kursus Ketrampilan Perumahan Sehat
10. Kursus Peningkatan Mutu Makanan Rakyat dan sebagainya
SALAM PRAMUKA
Dalam Gerakan Pramuka kita mengenal 3 macam salam pramuka, yaitu :
Salam Biasa
Dipergunakan apabila seorang pramuka jumpa dengan pramuka lain, untuk pertama kali atau yang terakhir kali pada hari itu. Siapa yang melihat dulu dialah yang harus memberi salam terlebih dahulu tanpa aba-aba, tidak pandang pangkat, tua maupun muda Salam tersebut dapat diberikan sambil berjalan, sedang duduk, naik sepeda ataupun kendaraan. Jadi tidak harus berdiri.
Cara memberikan salam adalah dengan mengayunkan tangan kan ke arah pelipis kanan. Kelima jari rapat dan lurus dengan lengan ke bawah. Telapak tangan menghadap ke bawah, ujung jari telunjuk menyentuh pelipis. Lengan kanan atas membuata siku-siku pada ketiak. Siku kita agak ke depan sedikit. Jika tangan kanan membawa tongkat , maka tongkat itu diangkat lurus ke atas kira-kira sepuluh cm. Tangan kiri letakkan merata ke depan dada dengan telapa tangan menghadap bawah dan ujung ibu jari menempel pada tongkat. Jika tangan kanan membawa atau memegang sesuatu, kita boleh hanya kepala saja atau mengucapkan salam ataupun melambaikan tangan kiri.
Salam Hormat
Salam ini dipergunakan apabila seorang pramuka :
bertemu dengan seorang yang wajib dihormati, melihat bendera merah putih sedang dikibarkan atau diturunkan. Kalau kebetulan sedang mengerjakan sesuatu , lalu mendengar tanda sang merah putih dikibarkan atau diturunkan, maka dia harus berhenti sebentar dari kesibukannya, segera berdiri tegak di tempat menghadap bendera dan memberi salam hormat mengikuti naik dan turunnya Sang Merah Putih. mendengar lagu Indonesia Raya, kalau ikut menyanyi tidak perlu memberi salam bertemu jenazah.
Cara memberikan salam sama dengan salam biasa tetapi badan harus tegak dengan sikap sempurna.
Salam Janji
Dipergunakan apabila seorang pramuka mendengar temannya mengucapkan Janji Tri Satya. Begitu mendengarkan ucapan "demi kehormatanku aku berjanji......" maka semua Pramuka yang hadir wajib memberikan Salam Janji secara otomatis walaupun tanpa aba-aba.
Cara memberi salam sama dengan salam hormat. Jika tangan kanan membawa tongkat, maka tongkat itu dipegang tangan kiri dan dimiringkan bagian atasnya ke kiri. Kemudian dengan tangan kana memberikan salam janji, sesudah selesai kembali memegang tongkat kembali.
KODE KEHORMATAN
Salam Pramuka !!!
Kode Kehormatan Pramuka diatur dalam Anggaran Dasar Gerakan Pramuka pasal 12. Dimana kode kehormatan pramuka merupakan Kode Etik anggota gerakan pramuka dalam kehidupan pribadi maupun masyarakat sehari-hari yang diterima dengan sukarela serta dihormati demi kehormatan dirinya.
Kode Kehormatan Pramuka yang terdiri atas Janji yang disebut Satya dan Ketentuan Moral yang disebut Darma merupakan satu unsur dari Metode Kepramukaan dan alat pelaksanaan Prinsip Dasar Kepramukaan.
Kode Kehormatan Gerakan Pramuka bagi anggota Gerakan Pramuka disesuaikan dengan golongan usia dan perkembangan rohani dan jasmaninya yaitu :
Kode Kehormatan Pramuka Siaga terdiri atas Dwisatya dan Dwidarma
Kode Kehormatan Pramuka Penggalang terdiri atas Trisatya Pramuka Penggalang dan Dasadarma
Kode Kehormatan Pramuka Penegak dan Pramuka Pandega terdiri atas Trisatya Pramuka Penegak dan Pramuka Pandega dan Dasadarma
Kode Kehormatan Pramuka anggota dewasa terdiri atas Trisatya anggota dewasa dan Dasadarma.
DWI SATYA
Aku berjanji akan bersungguh-sungguh :
menjalankan kewajibanku terhadap Tuhan dan Negara Kesatuan Republik Indonesia dan menurut undang-undang.
Setiap hari berbuat kebaikan.
DWI DARMA
Siaga itu menurut ayah dan ibundanya.
Siaga itu berani dan tidak putus asa.
TRI SATYA
(Untuk Pramuka Penggalang)
Demi kehormatanku aku berjanji akan bersungguh-sungguh :
menjalankan kewajibanku terhadap Tuhan dan Negeri Kesatuan Republik
menolong sesama hidup dan mempersiapkan diri untuk membangun masyarakat.
menepati Dasadarma
TRI SATYA
(Untuk Pramuka Lainnya)
Demi kehormatanku aku berjanji akan bersungguh-sungguh :
menjalankan kewajibanku terhadap Tuhan dan Negeri Kesatuan Republik Indonesia, dan menjalankan Pancasila.
menolong sesama hidup dan ikut serta membangun masyarakat.
menepati Dasadarma
DASADARMA PRAMUKA
1. Takwa kepada Tuhan Yang Maha Esa
2. Cinta alam dan kasih sayang sesama manusia
3. Patriot yang sopan dan kesatria
4. Patuh dan suka bermusyawarah
5. Rela menolong dan tabah
6. Rajin, terampil dan gembira
7. Hemat, cermat dan bersahaja
8. Disiplin, berani dan setia
9. Bertanggung jawab dan dapat dipercaya
10. Suci dalam pikiran ,perkataan dan perbuatan
Senin, 18 Mei 2009
Lomba Regu Tangkas se- Kwarcab Bogor
Dalam rangka HUT KOSTRAD yang ke 48, BEKANG KOSTRAD bekerja sama dengan Kwartir Cabang Kabupaten Bogor mengadakan Lomba Regu / Sangga Tangkas Pramuka. Lomba ini terdiri dari beberapa materi lomba seperti lomba Menembak, Mendayung (LCR), Meniti 2 tali, Semaphore, Tali temali, dan Jaring darat. Kami dari Pramuka SMPN 2 Cibinong mengutus empat regu yang terdiri dari dua regu putra yaitu regu Scorpio dan Naga serta dua regu putri yaitu regu Glodiol dan Teratai.
Dan hasilnya regu Scorpio berhasil keluar sebagai Juara 1 Regu Tangkas Penggalang Putra

